Chevrolet Tinggalkan Thailand

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BANGKOK – Setelah General Motors (GM) mengumumkan akan menarik diri dari Indonesia, kini, giliran pasar Thailand, Australia dan Selandia Baru akan ditinggalkan.

Tahun 2020 akan menjadi tahun terakhir pabrikan mobil Chevrolet tersebut berada di 3 negara. Bahkan, Holden akan dipensiunkan di Australia.

GM Strategic Markets, Alliances and Distributors President, Andy Dunstan, mengatakan penarikan Chevrolet dari pasar kendaraan baru Thailand mengikuti keputusan GM untuk menghentikan produksi kendaraan dan powertrain di fasilitas manufaktur Rayong.

“GM mengakui dampak keputusan ini terhadap karyawan dan mitra kami. Kami berkomitmen untuk memperlakukan karyawan, mitra, dan pemangku kepentingan kami dengan bermartabat dan rasa hormat selama masa transisi ini,” kata Dunstan.

“GM mengeksplorasi berbagai opsi untuk mempertahankan Chevrolet di pasar penjualan kendaraan baru Thailand. Sayangnya, tanpa jejak manufaktur dalam negeri, Chevrolet tidak dapat bersaing di pasar Thailand.”

Pabrik GM yang berada di Rayong, Thailand, sendiri akan dijual ke Great Wall Motors. Dengan begitu langkah ini akan memudahkan pabrikan asal China untuk penetrasi di Asia Tenggara.

Sebagai informasi tambahan, General Motors Indonesia akan menutup operasinya pada akhir Maret 2020. [Itn]

 

You might also like